topbella

Senin, 24 September 2012

Untitled

Aku tak pernah berencana menjadikan mu tambatan hati
Tak pernah terlintas akan mengenalmu spt skg ini
Tak pernah terfikir memilihmu menjd pelabuhan hatiku..

Itulah ketidakmampuanku membaca suratanNya
tapi memang aku luangkan hati
entah utk  siapa,dan tak terifikir utk siapa tp. yg pasti yg dtg menawari ku cinta...yg ternyata kamu

Jumat, 21 September 2012

Muak

Hatiku
Mati
Kala berkeluh kesah
Bagai lidah terluka

matiku hati menjadi
Luluh lantak tak bernyawa
Sumpah serapah terlontar
Diatas kekecewaan yang tak bernanar

Aku pun melangkah..menyambut gelombang bergulung bersama
Hingga tak ada nyawa
Yg ada raga ..yg tak mampu menangis lagi

"Muak"

Senin, 17 September 2012

Kala

Terpekur ku menatap hampa
Mencoba melihat dgn seksama
Apa itu bahagia..
Itu kan bukan hanya kata?
Tp rasa...

Ku eja bahagia..hingga bisa merangai nyata
Ku jalin satu demi satu
Utk menjd rasa yg nyata

Satu satu,perlahan..hingga lengkap bersanding.. BAHAGIA...
Lengkap+tak ada yg terlewat
Aku menggangguk..
Ku jaga rangkaian itu agar tak terberai..

Mengapa aku tak bisa berpijak pd alam
Kenyataan yg lantang berbicara?
Mengapa aku tetap mencoba merangkai,bermimpi?
Pdhal..tak ada nyali utk berani
Merasa
Mengapa hanya derai
Mengapa hanya sedu sedan
Yg mampu temani hari..
Dan aku pun makin terjerembab!!
Dalam..kian tersungkur

Asa yg mencoba berharap

Jumat, 14 September 2012

Tak henti..

Kembali ku terluka..
Perih sangat!!!
Sedu sedan ku sudah ribuan kali menyesali
Cinta yang tak terbalas..
Cinta yang terbagi..

Selalu dan kembali luka
Kembali sendiri..
Meratap..
Terjatuh..
Aku mencoba pahami..
Ku coba eja kata cinta..
Mengapa tdk pernah singgah menetap
Mengapa hanya bisa memberi
Luka

Dimana aku berpijak agar aku tak terperosok?
Dimana aku berpegang hingga aku tidak lunglai..
Tak terjawab..
Aku meraung dlm diam
Menangisi cinta yg berpaling

Lara

Cinta Pilih Pergi

Selama dalam menghitung jejak
Selama dalam menatapi jalan
Aku menelusuri relung hati
Yg dipahat cinta terhadapmu...

Yang dulu aku memahatnya
sambil bernyanyi riang..

Kala itu..aku penuh senandung 
pejamkan mata sekejab, mengingat saat manis itu...
Lalu mengalir sedu sedan,
Dan kemudian meratap...

Tuhan..
Mengapa rasa ini begitu sakit?
Mengapa luka ini sulit sembuh?
Dan lalu mengapa..???
Aku harus menangisi luka yg kau buat...
Bahkan sempat ku memohon ..
Memelas...

"Jangan kau melangkah jauh"..

Lalu mengapa aku berjibaku dengan andai, 
mengharap kan hampa untuk kembali?
Ingin kupaksa cinta..
untuk menyatu bersama...

Tapi mengapa??
cinta memilih pergi....

Lara

Hari dimana aku memilih... 
Mencintamu dalam diam...
Dalam hening sambil bersenda gurau dengan sang maha..
memohon agar org yg kucintai suatu saat merasakan apa yg kurasakan sekarang...

Merasakan sakit yg luar bisa..
Mendoakan dalam diam...
adalah caraku memelukmu.....
dari jauh.....

Mukaddimah

Sebuah Pembukaan, Awal dari Penceriteraan kehidupan yang akan dimulai dengan kata Bismillah.

Kontributor